Kamis, 15 November 2012

Sharing Session 'Cerita Rakyat vs Cerita Modern'

Alhamdulillah, akhir tahun 1433 H kemaren saya tutup dengan kegiatan yang amat sangat positif , apa itu?
Sharing session & diskusi tentang Cerita Rakyat vs Cerita Modern bareng teman-teman mahasiswi PAUD Universitas Yogyakarta. Ada 20 mahasiswi yang hadir dan mereka tampak antusias, utamanya setelah Shela, relawan Komunitas Jendela Jogja, mengajak mereka bermain Opposite sebelum diskusi dimulai *maklum mereka belum pernah bermain permainan ini, hehe
"Nah itu tadi, sedikit cara yang relawan Komunitas Jendela lakukan untuk menarik minat baca anak" ujar saya setelah selesai bermain. "Oke kita lanjutkan diskusinya ya!"

Selama kurang lebih 20 menit, saya memaparkan ke teman-teman baru saya ini tentang pentingnya membacakan cerita atau mendongeng pada anak-anak sebelum tidur. Manusia memancarkan 4 gelombang otak, nah salah satu yang berpengaruh adalah gelombang Alpha. Gelombang ini dapat menjadi suatu 'media' bagi orang tua untuk menanamkan nilai-nilai moral, kebaikan dan impian ke dalam pikiran alam bawah sadar anak-anak. Agar kelak dia dewasa, ketika mengalami kegalauan ataupun mulai kehilangan pegangan, nilai-nilai yang 'tertanam' dalam pikiran alam bawah sadarnya dapat membimbing dan menguatkannya.

Saya pun membagikan pengalaman-pengalaman saya ketika menghadapi tingkah pola anak-anak agar mereka tertarik membaca. Kakak, guru atau pun orang tua dapat menggunakan keunikan buku-buku cerita yang penuh dengan gambar warna-warni ataupun desain dua/tiga dimensi untuk membuat anak-anak tertarik. Selain itu, celetukan, intonasi dan mimik juga dapat menjadi 'senjata' agar mereka mau menoleh dan membaca buku bersama.

Saya pun berusaha memancing interaksi dengan teman-teman PAUD UNY dengan pertanyaan : "Apakah cerita rakyat Indonesia itu merupakan cerita yang mengajarkan kekerasan dan konflik?"

Ada sekitar 6 orang yang bertanya dalam diskusi tersebut. Ada yang bertanya tentang cerita apa yang baik untuk anak-anak usia dini dan SD, konflik seperti apa yang harus diceritakan pada mereka, seberapa efektifkah sebuah cerita itu diceritakan selain ketika sebelum tidur, bagaimana membuat cerita yang baik dengan memberikan unsur konflik di dalam cerita, dsb.

Selesai diskusi, ada satu peserta diskusi yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang komunitas anak yang fokus dengan kegiatan membaca, karena dia ingin mempraktekan ilmunya. Dan dia pun tertarik untuk mengikuti kegiatan di Komunitas Jendela, hemm memang harus seperti itu belajar dengan teori di kampus dan dibarengi dengan praktek di kehidupan nyata, itu baru belajar yang powerful banget =D


The fact that I can plant a seed and it becomes a flower, share a bit of knowledge and it becomes another's, smile at someone and receive a smile in return, are to me continual spiritual exercises ~ Leo Buscaglia


*Tulisan ini didekasikan untuk sobat saya: terimakasih Azzah sudah memberikan kesempatan & dukungan tuk berbagi bersama teman2 PAUD UNY, luv u :-*,