Rabu, 15 Agustus 2012

Beraksi bersama Komunitas Jendela Jember

Jember, 14 Agustus 2012. Yup ini hari spesial buat relawan Jendela Jember, karena ini adalah hari dimana kami beraksi untuk pertama kalinya di Kota Jember. 

Sore itu, kami begitu senang ketika tiba di Alun-Alun Kota. Banyak anak yang bermain bola. Awalnya kami menduga bahwa tidak akan ada anak samasekali, maklum survei dua kali ke Alun-Alun kami hanya melihat satu dua anak yang bermain di sana. 

Setelah menata tempat dan menebarkan buku bacaan seadanya di atas tikar. Saya pun meminta Jendelist untuk mengajak anak-anak yang sedang beraktivitas di Alun-Alun. 
"Ayo rek! Kita ajak anak-anak"
Mereka diam.
"Lho kok gak bergerak mencari anak-anak?" tanya saya
"Hehehe mbak aja dulu. Tunjukin ke kami gimana mengajak anak-anak kecil itu" ujar si Pandhu dan Pieter.
Hadeeh, saya lupa ini aksi pertama kami di Jember. Ya sudah, saya maju duluan. Kemudian, Emas, Pieter, Inna dan Deasy ikut mengajak anak-anak. Awalnya ada 3 anak laki-laki yang akhirnya tertarik, tetapi karena kami tidak segera memulai permainan dan sibuk mencari anak-anak yang lain. Mereka pergi.
Di seberang saya, gadis kecil bersama adiknya melihat ke arah kami. Tampaknya tertarik, saya pun memutuskan meniup balon, melambaikan balon yang sudah jadi kepada mereka. Lalu, mereka pun menghampiri.

"Ya sudahlah daripada tidak ada anak sama sekali. Lebih baik mengajak mereka saja", batin saya.

Nama anak kecil itu adalah Nabila dan si adik bernama Ali. Setelah mendapatkan balon, saya pun memulai aksi saya, membuka buku dan mulai menunjukan isi buku lalu meminta Nabila membaca bersama saya. Dia pun berminat tuk membaca dengan saya. Yup buku cerita saya tentang Na dan Rori itu benar-benar menarik. 

Sementara, saya asyik bercerita dg Nabila dan Ali. Beberapa relawan meniup balon agar menarik perhatian anak-anak. Beberapa yang lain sibuk mengelilingi Alun-Alun dan mengajak anak-anak. Setelah berusaha beberapa kali, akhirnya datang anak kecil lain. Namanya Riris. Awalnya dia bermuka masam ketika diajak, sempat membuat 'shock' (<--berlebihan ya kata ini?) karena penolakannya. Tapi menjadi senang ketika dia akhirnya bersedia ikut. (Anak-anak gitu lho, musti dirayu beberapa kali baru mereka bersedia)

Setelah terkumpul 3 anak, kami pun memutuskan memulai permainan saja, berharap anak lain yang ada di sana melihat dan tertarik bergabung karena permainan kami. Karena hanya ada 3 anak yang ikut, semua relawan (kecuali instruktur permainan) ikut bermain. Sore itu, kami bermain Opposite. Ketika asyik bermain Opposite, ada satu anak laki-laki yang sedari tadi bermain sepeda di sekitar kami, ikutan bergabung. Namanya Gabriel (Mukanya mirip dg Yudha, anak Museum). Setelah Gabriel bergabung, seorang anak laki-laki yang bermain bola di dekat kami juga akhirnya ikutan bergabung, tapi sayang dia hanya bermain sebentar. Selesai bermain Opposite, kami pun memulai permainan Karet Estafet. Lucu sekali melihat anak-anak kecil dan relawan Jendela Jember bermain dengan perbedaan usia mereka yang cukup jauh. 


Selesai bermain, anak-anak yang sudah merasakan senang pun kami ajak membaca buku. Dan mereka pun meluangkan waktunya membaca bersama beberapa relawan. Sore itu, relawan Jendela Jember sudah belajar bagaimana membuat program, walau aksi kami tidak begitu diminati banyak anak (mungkin karena mendadak ya? *alesan). Tapi bagi saya yang terpenting adalah masing-masing relawan Jendela Jember sudah memahami bagaimana cara kerja 'berbagi' ala Komunitas Jendela Jogja. Sore itu juga ada 4 relawan baru yang gabung, tapi satu relawan (cowok) malu-malu kucing tuk gabung, hehehe. Ada juga donasi buku dari Deasy dan Onik (Yeaaah, terimakasih...hamdalah :D ). 

Semoga kami bisa terus ber'aksi' dan membagi pengetahuan terus-menerus di kota kami ini. Bismillah ..... ^_^



Foto oleh Maulana Choriawan
NB: 
Trims ya kerja kerasnya tim program Kadek, Yuni, Emas, Yoga dan Pieter, dokumentasi Wawan, bagian berkicau Ratna, Pak Kordinator Dido, Inna & Deasy yg muter2 sebarin brosur bersama Yuni, relawan baru Vika dan Zaa plus Tum (makasih dah datang dan ikutan isi acara). Good jobs, Jendelist :D

1 komentar: